advertisement

Ahad, 26 Februari 2017

Islamic State (IS) Rebut 3 Pangkalan Militer Tentara Suriah di Qolamun




DAMASKUS, SURIAH (voa-islam.com) - Setelah empat hari bentrokan berat dengan pasukan tentara Suriah, pejuang Islamic State (IS) pada Jum'at (3/2/2017) menangkap bidang strategis timur laut dari Damaskus.

IS menguasai tiga pangkalan militer di Qalamoun wilayah timur laut ibukota Suriah, setelah bentrokan dengan pasukan tentara pro-Assad.

"Kelompok militan sekarang mengendalikan tiga pangkalan militer utama di Qalamoun, termasuk markas besar Brigade 559, Brigade Kimia dan markas al-Mahjoura," aktivis media lokal Wassim Doghmoush mengatakan kepada ARA News.

Puluhan korban dilaporkan di kedua sisi.

Menurut kantor berita terkait IS, A'maaq, setidaknya 30 tentara Suriah tewas dalam bentrokan Qalamoun.

"Jihadis Islamic State melancarkan operasi dari tiga arah, menggunakan artileri berat dan mortir, memaksa tentara untuk mengosongkan tiga pangkalan," kata Doghmoush.

Kemajuan Jum'at dapat memungkinkan IS menyerbu Pangkalan Udara S tentara Suriah di wilayah Qalamoun.

Menyerang Damaskus

Pada bulan Oktober, Islamic State mengancam akan menyerbu Damaskus dan menerapkan  hukum Syariah di seluruh ibukota. IS mengatakan bahwa invasi mereka sudah dekat dan bersumpah untuk menyerang pasukan keamanan Suriah dan oposisi bersenjata.

"Para pejuang kekhalifahan sedang mempersiapkan untuk memasuki jantung al-Sham [Damaskus]," kata mereka dalam sebuah pernyataan.

IS telah mengendalikan blok pemukiman di Damaskus selatan ketika mereka mengusir kelompok bekas afiliasi Al-Qaidah Jabhat Fateh al-Sham dan faksi oposisi sekutu, pada bulan April 2015.

Lingkungan Hajar al-Aswad diyakini area panggung utama Islamic State. Pejuang mereka juga mengontrol sebagian besar distrik Yarmouk dan Tadamun di dekatnya.

IS telah menuduh kelompok oposisi di Damaskus bekerja atas nama pemerintah Assad dan menjadi murtad. "Waktunya telah tiba bagi para pejuang Khilafah untuk mengambil al-Sham [Damaskus] dari orang-orang kafir dan tentara bayaran mereka," kata mereka.

Wartawan Suriah Mustafa abde mengatakan kepada ARA News bahwa IS kemungkinan akan mencoba untuk membuka front baru di Suriah selatan untuk menglihkan perhatian dari Irak utara, di mana IS mengalami kemunduran.

Abde berpendapat bahwa: "Pengumuman ini datang setelah IS mulai kehilangan tanah di Irak di tengah memburuknya moral di kalangan pejuang nya. ISIS sedang mencari yang disebut kemenangan baru untuk mendapatkan kembali reputasinya sebagai organisasi yang kuat." (an/ARA)

Selasa, 17 Januari 2017

Pasukan IS Kepung Bandara Militer Deir Ezzor & Tewaskan 40 Tentara Syi’ah Suriah

DEIR EZZOR (Manjanik.net) – Kantor berita A’maaq pada Selasa (17/1/2017) melaporkan bahwa hari Senin (16/1/2017) kemarin pasukan Daulah Islam/Islamic State (IS) memperoleh kemajuan signifikan dalam operasi militer ofensif di wilayah Deir Ezzor.
Dalam operasi militer tersebut, pasukan Daulah Islam (IS) berhasil mengepung total Bandara Militer, empat (4) komplek didekatnya, dan mengisolasi sisa-sisa wilayah kekuasaan tentara rezim Syi’ah Nushairiyyah Bashar Assad dan milisi-milisi Syi’ah loyalisnya di barat daya kota.
Pencapaian gemilang ini diperoleh menyusul dikuasainya komplek Pabrik Keramik dan Perumahan Baru di barat Bandara Militer, yang menghubungkannya dengan daerah kekuasaan Daulah Islam (IS) di Gunung Tsardah, barat daya kota maupun sektor lainnya di sebelah barat.
Akibatnya, kemajuan terbaru ini memisahkan wilayah kekuasaan rezim Syi’ah Suriah di Bandara Militer Deir Ezzor dan Markas Brigade Militer ke-137 dengan sejumlah komplek barat laut kota.
Disamping itu, pasukan Daulah Islam (IS) juga berhasil mengambil alih kontrol Gunung al-‘Umal yang posisinya berhadapan langsung dengan kota, serta menduduki daerah pemakaman dan sekitarnya, garasi stasiun bus, dan juga beberapa titik di dalam komplek al-‘Umal, barat kota Deir Ezzor.
Pertempuran pada hari itu menewaskan 40 tentara rezim Syi’ah Suriah dan militan-militan Syi’ah loyalis Assad, serta menghancurkan meriam artilleri kaliber 57 mm, satu unit tank dan kendaraan tempur Shilka. Sementara itu, pesawat tempur Rusia melancarkan sekitar 120 serangan udara menargetkan kota Deir Ezzir dan sekitarnya. [SS]

Jumaat, 13 Januari 2017

[Video] Algojo Cilik IS Penggal Agen Intelijen Milisi Kurdi PKK

DEIR EZZOR (Manjanik.net) – Daulah Islam/Islamic State (IS) kembali merilis video terbaru pada Ahad (8/1/2017). (Baca: IS Rilis Video Algojo Cilik Penggal Agen Intelijen Milisi Kurdi PKK)
Dalam video yang dirilis oleh IS wilayah al-Khair itu menunjukkan tiga (3) generasi Daulah Islam (IS) dijadikan algojo untuk mengeksekusi para tawanan dengan cara dipenggal dan ditembak mati.
Tawanan yang dieksekusi itu merupakan agen intelijen atau mata-mata milisi Kurdi PKK. Dua (2) algojo cilik menjalankan eksekusi penggal dengan cara menggorok leher sang agen intelijen, sedangkan 1 algojo cilik yang lainnya mengeksekusi dengan tembakan.
Video asli yang dirilis Daulah Islam (IS) menggunakan judul bahasa Arab. Namun tak berselang lama kemudian, IS juga merilis video itu dalam versi bahasa Inggris berjudul “He Revived Me by His Blood” (Dia Jaga Aku Dengan Darahnya).
[Video] Algojo Cilik IS Penggal Agen Intelijen Milisi Kurdi PKK 2
Untuk melihat dan mendowload video tersebut dapat mengunduhnya dalam link video dibawah ini atau jika ingin melihat dan mendownload secara langsung video tersebut bisa langsung join ke channel Telegram Manjanik : http://goo.gl/vN3bi9LINK DOWNLOAD:

Selasa, 27 Disember 2016

Pasukan Khusus IS Kuasai Markas Kurdi PKK di Selatan Syaddadi

SYADDADI (Manjanik.net) – Kantor berita A’maaq pada Senin (26/12/2016) melaporkan bahwa pada Sabtu (24/12/2016) kemarin, dua (2) regu pasukan khusus in-ghimasiyyin IS menyerbu desa ‘Anad di selatan kota Syaddadi, di pinggiran selatan Hasakah.
Sumber internal A’maaq di Daulah Islam (IS) menuturkan, enam (6) pasukan khusus in-ghimas IS menyerang desa dan berhasil menguasai markas Kurdi PKK dalam konfrontasi senjata sengit yang memakan waktu kurang lebih 10 jam.
Sumber A’maaq menambahkan, para pelaku serangan kemudian menyergap pasukan bantuan milisi PKK yang memasuki desa dan berupaya menguasainya kembali. “Serangan ini merenggut nyawa dan melukai sejumlah besar militan PKK,” kata sumber A’maaq, tanpa menyebutkan jumlah kalkulasinya.
Diwaktu yang hampir bersamaan, pasukan Daulah Islam (IS) juga membombardir kamp militer Kurdi PKK di kota Syaddadi dengan tembakan roket Grad. Sejumlah militan Kurdi PKK dilaporkan dalam serangan tersebut.
Sedangkan di wilayah Iraq, ledakan dua bom rakitan pasukan Daulah Islam (IS) pada Sabtu kemarin juga menewaskan lima (5) aparat kepolisian Syi’ah Rofidhoh Iraq dan melukai dua polisi lainnya di kota Ramadi.
Ledakan bom rakitan pasukan Daulah Islam (IS) juga berhasil menghancurkan kendaraan yang membawa pasukan Syi’ah Rofidhoh Iraq di jalan antara kota Kubaisah dengan pabrik semen, yang berada di bagian barat provinsi al-Anbar. [SS]

Jumaat, 23 Disember 2016

Islamic State (IS) Rebut 2 Desa dan Banyak Pos Pemeriksaan dari Pasukan Pro-Assad di Homs

Islamic State (IS) Rebut 2 Desa dan Banyak Pos Pemeriksaan dari Pasukan Pro-Assad di Homs

HOMS, SURIAH (voa-islam.com) - Islamic State (IS) pada hari Kamis (23/12/2016) menguasai dua desa dan banyak pos pemeriksaan milisi Syi'ah asing bayaran pro-Assad di pedesaan Homs timur.

kantor berita yang berafiliasi dengan IS, A'maaq, mengatakan bahwa pejuang Islamic State menguasai dua desa dari Khatab dan al-Mazar, terletak di timur laut dari Homs.
Para pejuang IS juga menguasai setidaknya tiga pos pemeriksaan yang dijalankan oleh milisi Syi'ah bayaran kaki tangan Iran di dekat kota Jib al-Jarrah.

Islamic State baru saja meluncurkan serangkaian serangan terkoordinasi yang memungkinkan mereka untuk menangkap bidang strategis di Homs pedesaan timur, termasuk kota kuno Palmyra dan lingkungan nya.

Serangan tersebut juga membuat pangkalan udata militer T-4 rezim Assad  dikepung oleh IS. (st/Orient)

Khamis, 15 Disember 2016

ISIS Rebut 30 Tank Rusia dan Mobil Peluncur Rudal di Palmyra


PALMYRA - Islamic State atau ISIS merebut serangkan persenjataan Rusia, termasuk 30 tank dan sejumlah peluncur rudal Grad saat menyerbu Palmyra, Suriah. Kota kuno Palmyra itu sejatinya sudah berhasil dikuasai pasukan Suriah, tapi direbut kembali oleh ISIS dalam serangan 10 Desember lalu.

Kemenangan pasukan Suriah yang dibantu Rusia saat itu bahkan dirayakan dengan menggelar konser di reruntuhan banguanan-bangunan kuno yang dihancurkan ISIS di Palmyra. Namun, kini Suriah kehilangan lagi kota bersejarah itu.

Rusia telah menyalahkan Amerika Serikat (AS) yang mereka tuduh sengaja membiarkan kelompok ISIS dari Irak lari ke Palmyra.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR), mengatakan ISIS telah menguasai berbagai persenjataan yang ditinggalkan oleh Rusia di Palmyra.

Kelompok ISIS melalui medianya, Amaq, juga mengonfirmasi bahwa mereka memang berhasil merebut berbagai senjata Rusia. Melalui medianya itu pula, para militan ISIS berpose di samping tank-tank dan kendaraan lapis baja Rusia yang mereka rebut.

Laporan terbaru, yang dikutip dari IB Times, Rabu (14/12/2016), menyebut para militan ISIS sedang menuju ke pangkalan udara T4, Tiyas, yang terletak sekitar 100 km dari Homs dan 60km dari Palmyra, yang digunakan oleh pasukan Rusia.

ISIS melalui medianya tersebut juga mengklaim bahwa mereka telah mengambil alih ladang minyak dan gas terdekat.

Militer Rusia dan Suriah belum berkomentar atas jatuhnya persenjataan Moskow di Palmyra ke tangan kelompok ISIS.

advertisement

Google+ Followers

Popular Posts week

Popular Posts

Blog list of options.