advertisement

Jumaat, 30 Januari 2015

Mujahidin Daulah Khilafah Wilayah Sinai Kembali Serang Pangkalan Militer Mesir, Allahu Akbar!

Mujahidin Daulah Khilafah Wilayah Sinai Kembali Serang Pangkalan Militer Mesir, Allahu Akbar! 1

M Fachry untuk Al-Mustaqbal Channel

SINAI, KHILAFAH ISLAMIYYAH (Al-Mustaqbal Channel) – Mujahidin Daulah Khilafah Wilayah Sinai kembali melakukan serangan ke posisi-posisi penting pemerintahan kafir murtad Mesir. Kali ini, Kamis (29/1/2015) Mujahidin Daulah Khilafah Wilayah Sinai menargetkan sebuah pengkalan militer di ibu kota provinsi El-Arish, dimana 25 orang (sebagian besar tentara) tewas. Allahu Akbar!

Mujahidin Daulah Khilafah Wilayah Sinai dalam serangan tersebut menggunakan serangkaian roket dan meledakkan sebuah bom mobil di provinsi Sinai Utara, Mesir. Menurut sejumlah pejabat, fokus utama dari serangan Kamis kemarin itu adalah El-Arish, ibukota provinsi, di mana sebuah pangkalan militer, markas polisi, kompleks perumahan untuk perwira militer dan polisi dan beberapa pos pemeriksaan militer menjadi sasaran dalam sebuah serangan simultan terbesar sejak Oktober.


Sebanyak 25 orang, sebagian besar tentara, tewas dalam serangan hampir bersamaan yang menggunakan roket dan sebuah bom mobil. “Elemen teroris (baca : Mujahidin) telah menyerang sejumlah markas polisi dan tentara dan sejumlah fasilitas dengan menggunakan kendaraan yang sarat dengan bahan peledak dan roket,” kata militer. “Baku tembak sedang berlangsung dan elemen-elemen itu sedang ditangani.”

Mujahidin Daulah Khilafah Wilayah Sinai (dahulu bernama Mujahidin Ansar Beit al-Maqids) dengan cepat mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan itu di akun Twitter yang terkait dengan kelompok itu. Kelompok militan (baca : Mujahidin) paling mematikan di Mesir itu mengatakan, pihaknya “melakukan serangan luas, simultan di kota-kota El-Arish, Sheikh Zuweid dan Rafah” di Sinai Utara.

Sejumlah pejabat keamanan mengatakan, kaum militan (baca : Mujahidin) itu pertama kali menembakkan roket ke markas polisi El-Arish, pangkalan militer dan kompleks perumahan, yang diikuti dengan cepat oleh serangan bom mobil bunuh diri (baca : Aksi Syahid) yang menargetkan gerbang belakang pangkalan militer itu. Mereka mengatakan, korban tewas banyak terdapat di El-Arish karena sekelompok prajurit dan perwira tengah berkumpul di gerbang belakang pangkalan militer itu saat serangan bom mobil terjadi.

Kaum militan (baca : Mujahidin) juga menyerang sebuah pos pemeriksaan militer di selatan El-Arish. Serangan itu melukai empat orang tentara.

Dalam serangan terpisah, seorang perwira tentara tewas ketika sebuah roket menghantam sebuah pos pemeriksaan di kota Rafah, di perbatasan dengan Jalur Gaza.

Secara keseluruhan, sejumlah pejabat mengatakan, sedikitnya 62 orang terluka dalam serangan di Sinai Utara itu.

 Allahu Akbar!

advertisement

Google+ Followers

Popular Posts week

Popular Posts

Blog list of options.