advertisement

Khamis, 22 Januari 2015

Raja Saudi Meninggal Dunia, Awal Penaklukan Jazirah Arab?

Raja Saudi Meninggal Dunia, Awal Penaklukan Jazirah Arab? 1

Abu Nayla untuk Al-Mustaqbal Channel
 
RIYADH, SAUDI ARABIA (Al-Mustaqbal Channel) – Pimpinan rezim kafir murtad Saudi, Abdullah bin Abdulaziz akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Jumat (23/1/2015) dini hari waktu setempat. Televisi pemerintah Saudi menyiarkan berita wafatnya raja berumur 90 itu dan menyatakan Putra Mahkota Pangeran Salman bin Abdulaziz yang merupakan adik tiri Abdullah sebagai pengganti mendiang Abdullah yang memerintah sejak 2005.
 
Apakah ini petanda segera takluknya Jazirah Arab ke tangan Daulah Khilafah?
 
Abdullah sudah dirawat selama beberapa minggu terakhir di rumah sakit akibat infeksi paru-paru. Ia juga mengalami sejumlah gangguan kesehatan dalam beberapa tahun terakhir.
 
Abdullah adalah putra ke-13 dari Raja Abdulaziz, pendiri Arab Saudi. Sistem tahta Arab Saudi sendiri menganut pewarisan dari putra tertua hingga termuda Abdulaziz, tentu saja system ini menyimpang jauh dari syariat Islam.

Walau resmi naik tahta tahun 2005, Abdullah sendiri secara de facto sudah memerintah Saudi sejak pendahulunya Raja Fahd terkena stroke di tahun 1995.
 

Media internasional seperti BBC dan CNN memuji Abdullah sebagai sosok reformis yang mengizinkan kritik terbatas terhadap pemerintah negeri minyak ini, memberi kesempatan kepada wanita untuk bekerja, dan juga melakukan reformasi pendidikan dan infrastruktur.
Namun kaum Muslimin yakin bahwa Raja Saudi adalah pengkhianat Islam, dimana Saudi bersekutu dengan AS untuk menggempur kaum Muslimin, khususnya Daulah Khilafah.
 
Raja baru, Salman merupakan mantan Gubernur Provinsi Riyadh dan Menteri Pertahanan. Ia telah menunjuk saudara termudanya Pangeran Muqrin yang menjabat sebagai Direktur Badan Intelijen Arab Saudi sebagai putra mahkota baru.

Apakah kematian Raja Abdullah ini merupakan tanda semakin dekatnya penaklukan Jazirah Arab oleh Daulah Khilafah sebagaimana hadits Rasulullah SAW?
 
Wallahu a’lam bis showab!
 
Sumber : Kompas/AFP, VOA
 

advertisement

Google+ Followers

Popular Posts week

Popular Posts

Blog list of options.