advertisement

Jumaat, 30 Oktober 2015

Radio Al Bayan: Siaran Berita Daulah Islamiyyah pada Rabu, 14 Muharram 1437 Hijriyyah

Berita Headline
  • Junud Khilafah terus menggempur pasukan Nushairiy selama lima hari berturut-turut dan menghadapi 14 konvoi militer rezim yang dilindungi oleh lebih dari 90 serangan udara Rusia di wilayah Hamah.
  • Hancurnya lini pertahanan pertama rezim nushairiy di kota Safiroh, wilayah Halab dan mengambil alih sejumlah daerah di pinggiran kota strategis tersebut.
  • Operasi militer skala besar dari tiga arah menghantam sejumlah besar barak dan pangkalan militer Shofawiyyin di bendungan Samarra’, wilayah Utara Baghdad.
  • Terbunuh dan terlukanya 28 murtaddin Peshmerga dalam serangan terhadap barak militer mereka di desa Syandukhah, wilayah al Jazirah.
Wilayah Hamah
  • Selama lima hari berturut-turut, Junud Khilafah menghancurkan jalur darat untuk suplai logistik satu-satunya dari pasukan rezim Nushairiy menuju kota Halab yang melewati kota Khonasser. Selama pertempuran, mujahidin berhasil memukul mundur beberapa upaya penyerangan pasukan Nushairiy yang mengerahkan lebih dari 14 konvoi kendaraan tempur untuk merebut kembali posisi mereka dan pos-pos pemeriksaan mereka yang jatuh ke tangan Mujahidin. Beberapa tentara Nushairiy tewas dan sejumlah kendaraan mereka hancur. Salah satu konvoi militer musuh berusaha untuk memasuki jalan antara Atsriyya dan Khonasser dari arah pinggiran kota Salamiyyeh di desa Syaikh Hilal untuk merebut pos checkpoint Atsriyya dan memperkuat posisi rezim Nushairiyyah. Salah satu konvoi pasukan musuh, yang terdiri dari 7 truk militer membawa tentara Nushairiy bersenjatakan lengkap, masuk dalam perangkap Mujahidin dan hancur dihantam ledakan bom IED, memaksa mereka untuk mundur kembali ke belakang.
  • Sementara itu, pesawat tempur Rusia memuntahkan lebih dari 90 serangan udara bertepatan dengan upaya rezim Nushairiy untuk merebut kembali jalur suplai logistik utama mereka di jalan protokol antara Atsriya dan Khonaser dari tangan Daulah Islamiyyah.
Wilayah Halab
  • Junud Khilafah melancarkan serangan kejutan meruntuhkan lini pertahanan pertama rezim Nushairiy di kota as Safiroh. Meletus baku tembak sengit yang menewaskan sejumlah tentara Nushairiy, dan memaksa smurtaddin yang masih hidup untuk lari mundur. Mujahidin berhasil menguasai sejumlah daerah di kota strategis tersebut, sementara itu pertempuran masih terus berlanjut hingga kini dibarengi bombardir pesawat tempur dan helikopter musuh di sekitar kota.
Wilayah Utara Baghdad
  • Selama berlangsungnya operasi pertempuran dengan nama sandi Abu Ziyad az Zaydiy (semoga Allah menerimanya), Junud Khilafah melancarkan serangan skala besar dari tiga arah menghantam barak-barak militer pasukan Shofawiy dan pangkalan tempur mereka di Bendungan Samarra’. Mujahidin berhasil menguasai sejumlah barak musuh dan membakar beberapa diantaranya, serta mengambil beberapa kendaraan sebagai ghonimah. Disusul dengan operasi istisyhadiyyah oleh al Akh Abu ‘Abdurrahman al Jazrowiy dengan truk tangki air bermuatan bok menargetkan tentara Shofawiy dan militan Hasyad Rofidhiy dekat Saytak Center di bendungan Samarra’. Dia berhasil membunuh dan melukai puluhan murtaddin, diikuti amaliyyah istisyhadiyyah kedua oleh al Akh Abu Mush’ab al Mishriy dengan satu unit truk Zil yang membawa 14 ton material peledak menghantam konvoi Murtaddin yang berkumpul di sekitar bendungan, berlanjut dengan operasi istisyhadiy ketiga oleh al Akh Abu Muhammad at Tajikistaniy menargetkan sekelompok lain Murtaddin dengan kendaraan peledaknya, membunuh dan melukai puluhan dari mereka. rentetan serangan ini berhasil memaksa konsentrasi besar pasukan muush untuk lari mundur. Semoga Allah menerima saudara-saudara kita di barisan para Syuhada’.
  • Sementara itu, Mujahidin membombardir barak pasukan Shofawiy dan milisi Hasyad Rofidhiy di daerah Nadhim at Taqsim dan Dhira’ Dijlah, dan Markas Resimen Militer Ke-28, dan dekat jembatan Syayhah dengan mortir dari berbagai kaliber, roket buatan lokal, dan roket Grad.
Wilayah al Jazirah
  • Junud Khilafah menggempur empat barak Peshmerga di desa Syandukhah dengan senjata berat dan menengah. Mereka berhasil menghancurkan barak musuh, menewaskan delapan Murtaddin, dan delapan lainnya cidera berat.
Wilayah al Furat
  • Junud Khilafah melancarkan serangan terhadap barak militer Shofawiy di Jaziroh Barwanah di timur kota Haditsah dengan berbagai jenis senjata. Mereka berhasil membunuh sejumlah Murtaddin dan membakar habis salah satunya.
Wilayah al Anbar
  • Junud Khilafah membombardir konsentrasi pasukan Shofawiy dan milisi Hasyad Rofidhiy di distrik Musyayhid, dan dekat Albu Farraj dengan mortir dan roket buatan lokal.
Wilayah Sayna’
  • Junud Khilafah meledakkan bom IED menghantam dua kendaraan milik tentara murtad Mesir dekat distrik Karam al Qowadis di jalan antara al Khurubah dan Karam al Qawadis.
Wilayah Barqah
  • Junud Khilafah membombardir posisi tentara thoghut di distrik as Shobiriy dari daerah an Nuran dengan proyektil roket.
  • Sementara itu, unit sniper Daulah Islamiyyah di daerah Suqul Luhum di distrik al Laytsi membunuh salah seorang tentara thoghut.
Berita Media:
Wilayah Hijaz
  • Kantor media Wilayah Hijaz merilis pernyataan audio yang menampilkan wasiat akhir al Akh al Istisyhadiy Abu Ishaq al Hijazi (semoga Allah menerimanya), yang menyerang kuil Rofidhi Isma’iliyyah syirik di Najran. Dalam pernyataan itu, pesan pertamanya berupa ancaman untuk Rofidhoh Isma’iliyyah bahwasanya mereka tidak akan menikmati kehidupan yang menyenangkan di Semenanjung Muhammad shollallahu ‘alaihi wasallam. Berlanjut dengan pesan kedua kepada para tentara thoghut yang melindungi kaum musyrikin dan kuil-kuil penyembahan mereka di bumi al Haromayn, yang menyatakan bahwa mereka tidak memiliki dalih alasan untuk membenarkan tindakan mereka, dan bahwasanya tindakan mereka yang telah menjual agama dan dunia mereka guna mendapatkan gaji, tidak akan bisa membantu mereka. Berlanjut dengan kecaman pada para ulama pemerintah, yang menyatakan bahwa dalam fatwa-fatwa mereka yang mendukung peperangan melawan Houtsi bukanlah dengan niat membalas dendam pada orang-orang yang memfitnah Ummul Mukminin ‘Aisyah dan mencela para sahabat (Radhiyallahu’ anhum). Sebaliknya, fatwa-fatwa tersebut dikeluarkan untuk kepentingan Thoghut, dan bukti terbaik darinya adalah kecaman dan takfir mereka terhadap ikhwah Mujahid yang membunuhi Rofidhoh di al Qatif, yang dilakukan untuk membalas kehormatan Nabi Muhammad (shollallahu ‘alaihi wasallam) yang mereka lecehkan.

[albayan]

advertisement

Google+ Followers

Popular Posts week

Popular Posts

Blog list of options.