advertisement

Selasa, 9 Ogos 2016

Pemimpin Boko Haram Abu Bakar Shekau Bersumpah untuk Terus Berjuang


Eks Pemimpin Boko Haram Abu Bakar Shekau Bersumpah untuk Terus Berjuang

BORNO, NIGERIA (voa-islam.com) - Pemimpin Boko Haram yang sebelumnya dilaporkan telah diganti, Abubakar Shekau telah muncul dalam video baru dimana dia bersumpah untuk terus berjuang.

"Saya ... Abubakar Ash-Shakawy (Shekau), pemimpin Jama'atu Ahlissunnah Lidda'awati Wal Jihad melakukan kewajiban untuk diri sendiri (untuk memerangi) Nigeria dan seluruh dunia," kata Shekau dalam video yang dirilis pada hari Ahad (8/8/2016), menggunakan nama kelompok itu ketika menyatakan sumpah setia kepada Islamic State (IS).

Pekan lalu, Shekau mengatakan dalam sebuah pesan audio dia masih pemimpin kelompok itu meskipun sebelumnya diumumkan dia telah diganti oleh Abu Musab al-Barnawi, mantan juru bicara Boko Haram.

"Kami tidak punya keinginan untuk melawan saudara-saudara Muslim kami," kata Shekau, yang terakhir muncul pada bulan Maret, mengatakan dalam video berdurasi 24 menit.

Shekau mengejek pernyataan bahwa ia sudah meninggal, dan tampak lebih tenang dan energik dibandingkan penampilan sebelumnya.

"Saya hidup dengan izin Allah," katanya dalam pidato dalam bahasa Arab dan Hausa, menambahkan bahwa ia hanya akan mati ketika waktunya datang.

Dalam video tersebut dia memegang senapan mesin, berdiri di antara dua pejuang bertopeng dipersenjatai dengan granat berpeluncur roket.

Ia mengolok-olok pemerintahan Presiden Muhammadu Buhari dan mengutuk negara-negara Barat termasuk Amerika Serikat, Prancis, Jerman dan "tiran dari United Nonsense (PBB)".

Di akhir sambutannya - tampaknya difilmkan di kubu Boko Haram di hutan Sambisa dari timur laut Nigeria - ia menembakkan amunisi ke udara.

Ketidakhadirannya dalam beberapa bulan terakhir telah memicu spekulasi tentang nasibnya dan apakah ia telah digulingkan sebagai kepala Boko Haram.

Shekau menjadi pemimpin setelah pasukan keamanan Nigeria membunuh pemimpin dan pendiri kelompok itu Mohammed Yusuf pada tahun 2009.

advertisement

Google+ Followers

Popular Posts week

Popular Posts

Blog list of options.